Panduan Lengkap Cara Budidaya Belut Modal Kecil yang Menguntungkan

Cara budidaya belut yang benar bisa menjadi kunci sukses untuk menjadi peternak yang berhasil. Apalagi ternak belut merupakan salah satu jenis usaha yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Pangsa pasarnya yang besar dan permintaan masyarakat juga sangat tinggi.

Belut menjadi jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi sehari-hari oleh sebagian masyarakat. Terbukti ikan ini memiliki banyak protein dan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Belut mempunyai daya tahan tubuh yang baik. Belut bisa hidup pada tempat yang berlumpur dengan sedikit air. Seperti persawahan atau pinggir kolam ikan yang berlumpur. Usaha cara budidaya belut ini sangat cocok dijalankan baik di pinggir kota maupun wilayah pedesaan. Adapun belut yang bisa diternakkan adalah jenis belut air dan belut sawah.

Jika anda sedang mencari peluang usaha baru modal kecil yang menjanjikan maka anda bisa mencoba untuk membuka usaha ternak belut. Bisnis ini layak untuk dipertimbangkan sebagai bisnis sampingan maupun utama dengan beberapa kelebihan, antara lain:

  1. Usaha ternak belut sangat mudah dijalankan.
  2. Bisnis ini tidak membutuhkan modal besar, bahkan modal kecil pun bisa jalan.
  3. Pangsa pasar yang besar membuat bisnis ini memiliki potensi keuntungan yang sangat besar.

Tahapan Cara Budidaya Belut

Melihat potensi usaha ternak belut yang sangat menjanjikan, maka banyak orang mulai menekuni usaha ini. Bagi anda yang mau pintar bagaimana cara beternak belut maka dua hal yang mesti dikuasai dengan baik yaitu menguasai teknik pembibitan dan cara membesarkan belut sampai siap panen. Berikut ini panduan lengkap cara budidaya belut sampai berhasil yang wajib Anda tahu.

Mempersiapkan Tempat Ternak Belut

Lokasi ternak belut harus dpersiapkan dengan baik. Karena ini sangat penting untuk mendukung kesuksesan budidaya belut. Lokasi ternak tentu saja harus mendukung supaya belut bisa bertahan hidup dan berkembang biak secara baik. Patokannya belut bisa berkembang biak di tempat yang berlumpur dan minim air.

cara budidaya belut

Adapun tempat ternak belut yang bagus sangat beragam. Berikut ini beberapa tempat ternak belut yang bisa anda pergunakan dalam usaha budidaya belut, antara lain :

1.Kolam Terpal

Cara budidaya belut tidak memerlukan tempat yang luas. Anda bisa memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lokasi tempat berternak belut. Dengan cara membuat kolam terpal di halaman rumah. Cara ini sangat mudah, praktis dan murah. Harga plastik untuk kolam terpal sangat murah dan anda bisa membelinya di toko plastik terdekat.

Berapa ukuran kolam terpal untuk budidaya belut? Hal tersebut tergantung jumlah belut yang mau diternakkan. Sebagai patokan ukuran satu meter persegi dapat memuat 50 sampai 100 ekor belut untuk dibudidayakan.

2.Kolam Tembok

Cara budidaya belut lainnya juga bisa menggunakan media tembok atau semen. Usaha beternak atau pembesaran belut pada kolam semen ini bisa Anda lakukan dengan lumpur maupun dengan teknik budidaya belut tanpa lumpur.

3.Media Drum

Budidaya belut dapat dilakukan di dalam drum kosong yang tak terpakai. Inilah cara termudah dan paling murah dan praktis dalam budidaya belut. Sehingga anda tak membutuhkan tempat yang luas untuk mulai beternak belut. Cukup menggunakan media drum untuk ternak belut. Biaya untuk membeli bibit belut serta drum hanya Rp 500 ribu. Penulis sangat merekomendasikan untuk beternak belut menggunakan drum berdasarkan kelebihan di atas.

Untuk mempersiapkan drum sebagai tempat budidaya belut maka kita mesti membersihkan drum tersebut. Bersihkan pada bagian luar dan dalam drum tersebut. Pastikan semua kotoran dalam drum sudah hilang. Semua ini mesti dilakukan supaya beternak belut dapat berjalan sukses.

Pada bagian atas drum diberi lubang yang agak panjang. Lalu simpan drum pada tanah datar dengan memanjang. Berikan beberapa pengganjal supaya drum tak gampang bergelinding. Dilanjutkan dengan pembuatan saluran pembuangan di bawah drum.

Mempersiapkan Media Ternak Belut

Setelah media tenak telah siap diisi belut, maka cara budidaya belut selanjutnya adalah membuat media tumbuh untuk belut dapat bertahan hidup. Media tumbuh contohnya adalah starter mikroorganisme, kompos, pupuk TSP dan lumpur kering.

cara budidaya belut

Untuk lebih gampang, berikut ini cara pembuatan media tumbuh untuk ternak belut.

  • Pada bagian bawah atau dasar media dilapisi jerami tebal 50 cm
  • Masukkan starter mikroorganisme sekitar satu liter pada media
  • Masukkan tanah humus dan kompos hingga tebal 7 cm
  • Taburkan pupuk TSP dan lumpur kering sebesar lima kilogram
  • Setelah semua selesai dilakukan, berikutnya mengisi drum atau media lain dengan air yang bersih. Biarkan sampai proses fermentasi selesai yang biasanya berlangsung dua minggu. Setelah proses fermentasi selesai barulah belut dapat dimasukkan dalam media.

Memilih Bibit Belut yang Berkualitas

Sesudah mempersiapkan tempat ternak belut berupa drum beserta media tumbuh kembang belut di atas, cara budidaya belut berikutnya adalah mencari yang jual bibit belut murah namun yang unggul. Berikut ini tanda-tanda bibit belut yang berkualitas baik, antara lain:

  • Belut mempunyai ukuran yang sama sebesar 10 cm sampai 12 cm. Dengan belut berukuran seragam untuk menghindari sifat kanibal belut. Dimana jika semua ukuran belut dimasukan pada drum bisa membuat belut besar makan belut kecil.
  • Pergerakan belut sangat lincah. Belut tidak diam.
  • Belut dalam kondisi sehat dan tak memiliki cacat di tubuh

Memberikan Pakan Belut Secara Teratur

Pemberian makanan pada belut sangat penting. Karena ini juga merupakan cara budidaya belut penting yang menentukan sukses tidaknya ternak belut. Berikanlah pakan pada belut secara teratur. Jangan  pernah telat dalam memberikan makanan. Pastikan kualitas pakan sangat baik dan bergizi tinggi supaya belut cepat besar.

cara budidaya belut

Untuk belut berukuran kecil sangat bagus diberikan makanan alami berupa kecebong, kutu air, larva ikan dan cacing. Pakan alami itu sangat disukai belut kecil dan akan membuatnya tumbuh dengan cepat

Sedangkan cara budidaya belut untuk ukuran besar atau dewasa sebaiknya dikasih pakan alami berupa ikan, belatung, bekicot dan katak. Pemberian pakan dilakukan di saat sore hari sebanyak 1 kali untuk 3 hari.

Menjaga Kualitas Air Kolam Tetap Terjaga Baik

Belut merupakan binatang air tawar yang senantiasa mengeluarkan lendir. Sehingga mempengaruhi kualitas air. Di sinilah pentingnya cara budidaya belut dalam menjaga keasaman air dengan baik. Jangan sampai ph air melampaui batas kewajaran yakni 7. Kalau telah melewati batas normal maka air mesti dilakukan penetralan  menggunakan sistim sirkulasi yang baik.

Masa Panen Usaha Ternak Belut

Setelah belut berukuran besar maka saatnya panen. Proses budidaya belut dari ukuran kecil sampai besar atau siap panen membutuhkan waktu sekitar tiga bulan sampai empat bulan. Teknik panen belut terdiri-dari dua macam yakni panen belut secara total dan sebagian. Teknik panen belut sebagian akan membuat anda menyisakan banyak belut berukuran kecil. Sedangkan belut besar dipanen.

Untuk harga belut di pasaran sekitar Rp 60 ribu perkilogram. Harga tersebut berubah-ubah tergantung lokasi daerah dan ketersediaan pasokan. Semakin langka belut di suatu daerah maka semakin mahal harga belut perkg. Harga belut di tingkat petani tentu lebih murah lagi bisa sekitar Rp 50 ribu perkilogram.

Cara Pemasaran Hasil Budidaya Belut

Tahapan penting cara budidaya belut selanjutnya adalah pemasarannya. Untuk memasarkan belut dapat dilakukan secara online melalui media sosial Facebook, Twitter, Whatsapp maupun Instagram. Cara termudah untuk memasarkan belut tentu saja menggunakan media sosial Facebook. Karena sosial media ini mempunyai jumlah pengguna terbanyak di Indonesia dari wilayah pedesaan sampai perkotaan.

Menjual belut di Facebook bisa menggunakan marketplace Facebook, halaman atau fanspage fb, Facebook ads, atau update status jualan belut secara berkala. Dalam satu hari buatlah konten promosi penjualan belut. Yang kemudian konten promosi jualan belut itu dibagikan ke sejumlah grup lokal di daerah-daerah tertentu.

Untuk meningkatkan keuntungan usaha budidaya belut maka anda bisa membuka usaha restoran dengan menu belut goreng, kripik belut, pepes belut dan inovasi kuliner belut lainnya. Selain itu, produk olahan belut itu dapat dipasarkan ke sejumlah restoran, warung makan, warteg, maupun toko kuliner secara konsinyasi.

Demikianlah tahapan penting cara budidaya belut yang sebaiknya Anda perhatikan saat menjalankan usaha ini. Peluang bisnis ternak belut masih sangat menjanjikan asal kita menjalankannya dengan benar dan serius. Dengan modal kecil yang ada di rumah, siapapun bisa segera memulai usaha ternak ini.

Post A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *